PKBI DKI Jakarta

Lahirnya PKBI didorong oleh situasi masyarakat yang memprihatinkan, di antaranya masalah kependudukan dan tingginya angka kematian ibu. Isu keluarga berencana belum dianggap sebagai hal penting. Pada periode tersebut pemerintah belum menyadari manfaat keluarga berencana bagi peningkatan kualitas bangsa. Hal ini mendorong sekumpulan orang untuk membentuk wadah gerakan keluarga berencana di Indonesia.

 

PKBI DKI Jakarta bekerja untuk Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR). Wilayah kerja di DKI Jakarta, dan ada beberapa spesifik program khusus di Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Utara. PKBI berdiri 23 Desember 1957, dan PKBI DKI Jakarta mulai beroperasional pada tahun 1972.

 

Fokus Issue:

Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR)

 

Area Intervensi:

Wilayah kerja di DKI Jakarta, dan ada beberapa spesifik program khusus di Jakarta Barat, Jakarta Timur dan Utara. Khusus pada tahun 2016 – 2017, PKBI DKI Jakarta berperan untuk mengkoordinir Program yang bekerja untuk 26 Kabupaten/Kota di DKI Jakarta, Banten, Sumatera dan Kalimantan.

PIRAC (Public Interest Research and Advocacy Center)

PIRAC memberikan pelayanan dalam bentuk penelitian, pelatihan, advokasi, kemitraan, dan penyebaran informasi di bidang filantropi, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, Mobilisasi Sumber Daya dan Penguatan Organisasi Masyarakat Sipil. Wilayah kerja PIRAC adalah nasional PIRAC berdiri pada tahun 1998 dan pembaruan akte pada tahun 2011.

Misi:
Membangun kesadaran berderma secara terorganisir; Meningkatkan kapasitas OMS (Organisasi Masyarakat Sipil) dalam penggalangan dan pengelolaan sumber daya; Mendorong pengembangan tanggung jawab sosial pada institusi publik dan swasta; Mendorong terciptanya kebijakan dan sistem hukum yang kondusif bagi kegiatan filantropi dan sektor nirlaba; Mengembangkan pengetahuan-pengetahuan baru di bidang filantropi, mobilisasi sumber daya dan OMS juga Memfasilitasi proses kemitraan antar sektor.

Fokus Issue: Riset dan Advokasi

Website: www.pirac.org

Perkumpulan SuaraKita

Perkumpulan SuaraKita adalah LSM yang bergerak untuk memperjuangkan hak-hak LGBTdi Indonesia untuk mencapai kesetaraan dan keadilan. Bergerak di Media alternative untuk Isu LGBT, menggunakan media sebagai edukasi terhadap publik disamping kerja-kerja advokasi, pendidikan dan wacana LGBT di komunitas dan masyarakat.

Perkumpulan SuaraKita berdiri pada tahun 2017, dengan nama OurVoice. Awalnya sekelompok gay yang ada di Jakarta gelisah dengan gerakan LGBT di Indonesia, karena mereka melihat saat itu gerakan LGBT hanya terfokus pada layanan kesehatan yaitu HIV/AIDS tidak pada penguatan identitas diri dan HAM LGBT.

Dalam perjalanan organisasi OurVoice berubah menjadi Suarakita tahun 2013 karena Kemenkuham tidak memperbolehkan organsiasi menggunakan bahasa asing.

Fokus Issue:
HIV/AIDS, dan HAM LGBT

Area Intervensi:
Berpusat di Jakarta wilayah kerja melalui media sosial meliputi seluruh Indonesia.

Website: http://www.suarakita.org/

Perkumpulan PEKA Bogor

Perkumpulan PEKA Berdiri sejak tahun 2010.

Fokus Issue: Rehabilitasi korban Penyalahgunaan Napza, pendampingan medis serta issue kesehatan karena dampak penyalahgunaan Napza (HIV/AIDS, HCV, TB dll), Program pencegahan dikalangan remaja dan warga binaan Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor.

Area Intervensi:
Lembaga Pemasyarakatan yang ada di Kota dan Kabupaten Bogor

Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya

Lakpesdam NU Kota Tasikmalaya berdiri berbarengan semenjak Lakpesdam NU di tingkat pusat dibentuk, tahun 1985.

Sesuai dengan namanya, Lakpesdam bergerak dibidang kajian. Selama ini lebih bergerak dalam kajian sosial dan agama, terutama mendiskusikan isu-isu kontemporer yang berkembang di masyarakat. Pun Lakpesdam bergerak dalam pengembangan sumber daya manusia. Sekarang ini Lakpesdam PCNU Kota Tasikmalaya sedang mendampingi anak-anak disabilitas sebagai bentuk usaha untuk mengembangkan segala potensi yang tersimpan pada anak-anak disabilitas.

Fokus Issue:

Pengembangan Sumber Daya Manusia salah satu fokusnya adalah anak-anak Difable

Area Intervensi:
Tasikmalaya

Website: https://lakpesdamnu-tsm.or.id

Koalisi Seni Indonesia

Koalisi Seni Indonesia adalah organisasi berbadan hukum perhimpunan. Pembentukan Koalisi Seni sudah diinisiasi sejak 2010. Koalisi Seni Indonesia berdiri sejak 2012. Jumlah anggota Koalisi Seni per Januari 2018 adalah 172 individu/ Lembaga dari 14 provinsi di Indonesia. Salah satu program Koalisi Seni adalah Cultural Hotspots di beberapa daerah Indonesia Timur, yaitu Makassar, NTT, Lombok, dan Pekanbaru.

Visi:
Terwujudnya kehidupan kesenian yang berkualitas di Indonesia berlandaskan keragaman budaya.

Misi:
Melakukan advokasi kebijakan publik dalam bidang kesenian, mendorong secara aktif terwujudnya infrastruktur yang berkelanjutan, menggalang dan mengelola sumber daya dari berbagai pihak, dan membangun kesadaran serta dukungan publik atas kepentingan kesenian.

Fokus Issue:
Koalisi Seni Indonesia berfokus pada isu kebijakan publik dalam bidang kesenian

Area Intervensi:
14 provinsi di Indonesia

Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI)

Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) adalah federasi serikat buruh multi sektor yang didirikan di Lembang, Jawa Barat pada 16 Mei 1999. Pendirian tersebut digagas oleh sejumlah serikat buruh lokal dari berbagai kota dan provinsi di Indonesia. Front Nasional Perjuangan Buruh Indonesia (FNPBI) berdiri pada tahun 2000. Sektor -sektor industri yang diorganisasikan meliputi; sektor garmen dan tekstil, perkebunan, pertambangan, pelabuhan, transportasi, kimia, baja, makanan dan minuman, rokok, dan perhotelan. Kegiatan-kegiatan yang dilakukan FNPBI meliputi kerja advokasi, aksi kampanye hak-hak ekonomi dan hak-hak politik buruh, serta pendidikan dan pelatihan.

Fokus Issue:

fokus FNPBI tentang isu – isu buruh/pekerja. Baik itu issu ditingkat pabrik maupun issu tingkat nasional.

Area Intervensi:

Saat ini FNPBI mempunyai 15 cabang ditingkatan propinsi seperti pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Bali.

Perkumpulan Sanggar Swara

Sanggar Swara yang dahulunya dikenal dengan SWARA (Sanggar Waria Remaja) merupakan sebuah lembaga yang memutuskan untuk berdiri secara mandiri dan pada akhirnya memisahkan diri dari Ikatan Srikandi. Sanggar Swara merupakan lembaga yang sudah diakui keberadaanya sejak tahun 2011. Saat ini Sanggar SWARA memiliki fokus program yakni inklusi sosial yang dijalankan sejak tahun 2014. Kegiatan Sanggar SWARA meliputi; Pendampingan dan Penjangkauan, Training dan Pemberdayaan (Transchool, Training PE/ pendidikan sebaya, Training Gender dan HAM, Diskusi Rutin Bulanan, dan Diskusi Hotspot), Edutainment, Kegiatan Jaringan dan Advokasi, Publikasi Materi KIE, Kegiatan Peningkatan Ekonomi, Pembentukan Team Make Up Team Tari, dan Koperasi Swara.

Fokus Issue: Fokus isu Sanggar SWARA yaitu Tersedianya wadah untuk waria muda agar dapat mengembangkan potensi, pengetahuan, serta pemahaman seksualitas dengan perspektif HAM dan kesetaraan gender.

Area Intervensi:
DKI Jakarta

Rimbawan Muda Indonesia

RMI berdiri pada tanggal 21 September 1992 yang merupakan NGO independen yang memfokuskan diri pada isu sumber daya alam dan lingkungan hidup dengan melaksanakan program-program penelitian dan aksi lapangan yang berhubungan dengan perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan sumberdaya alam untuk kesejahteraan masyarakat.

Visi:
Kedaulatan rakyat, perempuan & laki-laki, atas tanah dan kekayaan alam untuk mewujudkan sistem penghidupan berkelanjutan.

Misi:
1. Memberdayakan kelompok petani, perempuan & laki-laki, dalam memperjuangkan hak-hak atas tanah dan kekayaan alam untuk penghidupan berkelanjutan.
2. Mengawal proses-proses penyusunan kebijakan menuju kebijakan pengelolaan tanah dan kekayaan alam yang berkeadilan dan menjamin penghidupan berkelanjutan bagi masyarakat miskin, perempuan & laki-laki.
3. Menggalang aksi kolektif untuk mengakui dan menjamin hak-hak rakyat, perempuan & laki-laki, atas tanah dan kekayaan alam.
4. Mengembangkan sistem pengelolaan pengetahuan (Knowledge Management System) melalui proses-proses pembelajaran akseleratif yang mampu melintasi batas-batas antara pengetahuan dan aksi.

Fokus Issue:
Fokus kerja RMI adalah pengelolaan SDA berbasis komunitas yang berperspektif adil gender, melalui beberapa kegiatan yaitu pendidikan, pengorganisasian masyarakat, riset, dan kampanye.

Area Intervensi:
Area intervensi dan wilayah kerja adalah di wilayah Jawa Barat dan Banten melalui pendampingan langsung yang terdiri dari ± 25 desa. Dan wilayah lain seperti Lombok, Solok Selatan melalui konsorsium dengan lembaga lokal setempat.

Indonesia Business Links

Indonesia Business Links (IBL) adalah sebuah yayasan nirlaba yang dibentuk sebagai respons terhadap krisis ekonomi Indonesia 1998. Organisasi ini bertujuan untuk berkontribusi terhadap penciptaan praktik bisnis yang sehat dan masuk akal di negara ini.

Organisasi ini merupakan cabang dari diskusi multipihak yang diadakan selama Konferensi Bank Dunia Tahunan pada bulan Oktober 1998 di Washington DC.

Sejak tahun 1999, IBL telah secara aktif mempromosikan praktik bisnis etis dengan menyelenggarakan program lokakarya atau pengembangan kapasitas untuk usaha kecil dan menengah. Ruang lingkup kegiatan IBL berkembang dengan cepat untuk mencakup advokasi, penyebaran informasi dan pengetahuan tentang CSR, serta secara aktif mendorong kolaborasi dan kemitraan antara sektor swasta, pemerintah dan LSM untuk mencapai pembangunan berkelanjutan. IBL berkomitmen untuk memberikan informasi dan pengetahuan tentang CSR kepada perusahaan dan pemangku kepentingan lainnya di Indonesia.

Visi:
Menjadi advokat terkemuka tentang kewarganegaraan perusahaan yang baik di Indonesia dan dikenali untuk itu.

Misi:
Memberikan kontribusi terhadap terciptanya kewarganegaraan perusahaan yang baik dan untuk mengembangkan dan memperkuat / membangun kapasitas mitra pembangunannya, termasuk perusahaan korporasi, usaha kecil / menengah, pemerintah, dan organisasi masyarakat sipil.

Fokus Issue:
Advokasi dan penyebaran informasi

Area Intervensi:
Indonesia

Website: http://www.ibl.or.id/