Mobilisasi Sumberdaya Dengan Wirausaha Sosial

 

Pembicara: Samsu Budiman, Program Director Kumpulan Dengan Segala Aksi Kemanusiaan (KULDESAK)

 

KULDESAK  berdiri tahun 2011 yang diprakasai oleh beberapa orang yang terinfeksi HIV Aids dengan visi dan misi, Kuldesak mengadakan layanan di Kota Depok. Mempunyai regulasi kebijakan  untuk teman-teman ODHA Berjalan 5 Tahun didirikan semua terpenuhi, akhirnya di Tahun 2013 Pemerintah mengadakan program HIV/Aids di Kota Depok.

KULDESAK bergerak pada isu penyalahgunaan dan pecandu Napza, dalam pengembangan Organisasi tetap sustain kuldesak membuka unit usaha wirausaha social. Kuldesak membuat sendiri dengan nama CV Samudera Mitra Perkasa,hasil dari pengembangan ialah disektor memproduksi cemikal untuk kebutuhan laundry, perkantoran, restoran dan rumah tangga. Kota Depok terkenal sebagai kota Urban memiliki banyak Kampus, Apartemen, Perkantoran dan tempat makan membutuhan produk cemikal.

Uniknya dari Kuldesak adalah bekerja dahulu, kemudian membuat konsep atau proposal. Dengan kerja keras Kuldesak akhirnya di lirik oleh Pemerintah untuk mengakses dana. Adapun program yang dilaksanakan oleh Kuldesak  di bagi dalam beberapa divisi :

  1. Divisi HIV Aids atau Care, Support and Treatment berupa layanan, pendampingan, penjangkauan dan sosialisasi
  2. Divisi Napza bentuknya ada Rehabilitasi rawat inap dan rawat jalan
  3. Divisi Advokasi berupa ligalitigasi dan non ligalitigasi dengan legal mengadvokasi hukum khusus korban Napza
  4. Divisi Media, kedepannya akan membuat Kuldezine tentang HIV Aids dan Napza

 

Layanan tersebut ditujukan untuk masyarakat kelompok beresiko tinggi, populasi kunci terkait pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS serta dampak buruk peredaran dan penyalahgunaan napza serta masyarakat yang terdampak langsung.

Masalah yang dihadapi oleh unit usaha wirausaha social adalah keberlanjutan program baru dengan startup Tahun 2017, di Tahun 2018 membuat terobosan baru dengan menggunakan web berbasis e-commerce dan difokuskan untuk unit usaha. Kesinambungan isu khus yang dijalankan ialah:

  1. Orang dengan HIV/AIDS dan pengguna napza bisa menjadi wirausaha dan kembali ke kehidupan yang dahulu.
  2. Mengadakan pelatihan atau workshop agar mereka bisa menjadi agen atau distributor
  3. Masyarakat umum untuk menjadi wirausaha.

Untuk pengembangan produk dari 18 varian, mana yang fast moving dalam penjualan., akan terpilih menjadi produk unggulan dan lebih banyak produksinya. Inovasi yang lain adalah tetap sustain dan belum terfikirkan unit usaha lain.

Kedepannya Kuldesak dengan adanya isu khusus akan membantu isu umum yang ada di masyarakat, salah satu strategi bagaimana kaum-kaum marjinalkan dari dampingan bisa di terima di masyrakat, salah satunya adalah pendampingan dengan orang HIV, terabaikan adalah isu anak dengan HIV/Aids. Dengan bekerjasama dengan CSR dari Total Oil Foundation di Tahun 2018 dengan isu anak dengan HIV/Aids berupa pendampingan, pemberian nutrisi serta informasi dan edukasi untuk pendampingan dan wali penderita HIV/Aids. Bertujuan untuk mengetahui tumbuh kembang, pendidikan dan sikologinya. Ketertarikan Total Oil Foundation bekerjasama dengan KULDESAK adalah membantu mengumpulkan anak dengan HIV/Aids membuat satu program bentuknya pertemuan kemudian memanggil skilogi bagaimana harus tau minum obat setiap hari dan dampaknya. Tertantang untuk membantu advokasi.

Memiliki unit usaha sesuai kebutuhan organisasi, tetap sustain, semangat dan mandiri. “Samsu Budiman”